HONDA BEAT INI MENGGUNAKAN GAS ELPIGI UKURAN 3 KG UNTUK BAHAN BAKARNYA DAN MAMPU MENEMPUH JARAK 300 KM

20141011motor_bbg1

DIOARDI-Blog. Halo Brosis semua , motor yang kita kendarai selain memakai BBM dari SPBU berupa bensin atau pertamax, bisa juga menggunakan bahan bakar dari Gas elpiji. Baru baru ini Tim peneliti dari Universitas Surya, Tangerang, mengembangkan motor berbahan bakar gas (BBG) menggunakan gas elpiji ukuran 3 kg guna menggantikan fungsi bensin sebagai sumber energi utama pada kendaraan.

Motor karya tim peneliti Universitas Surya bekerja dengan konverter kit yang merubah gas menjadi sumber energi baru pada motor,” kata Direktur Peneliti Pusat Inovasi dan Sertifikasi Universitas Surya. Konverter kit, adalah rangkaian alat yang berfungsi mengalirkan gas dari tabung ke mesin sesuai dengan kebutuhan motor dan pengemudi.

Banyak Penelitian mengenai motor berbahan bakar gas sudah pernah dilakukan oleh peneliti-peneliti sebelumnya, namun pihak Tim Penliti dri Universitas Surya mengklaim bahwa kinerja motor BBG karya timnya merupakan yang paling sempurna. Motor telah mengalami penyempurnaan dari penelitian-penelitian sebelumnya, dimana motor dapat dinyalakan dengan mudah dan langsam. Selain itu motor BBG karya Tim Peneliti Universitas Surya juga tidak menemui masalah gas seperti
penelitian-penelitian sebelumnya yang mati apabila digas terlalu pelan ataupun digas terlalu kencang. Motor karya Tim tersebut di gas pelan ataupun kencang tidak ada masalah.

Berdasarkan penelitian Universitas Surya, Tangerang, sepeda motor bahan bakar gas (BBG) dapat menempuh jarak 300 kilometer hanya dengan satu tabung gas elpiji tiga kilogram atau yang sering disebut dengan tabung melon. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan elpiji pada sepeda motor dapat menghemat konsumsi energi bila dibandingkan dengan menggunakan bensin,” kata Peneliti Pusat Inovasi dan Sertifikasi Universitas Surya, Arbi Dimyati di Serpong, Tangerang, Banten. Dia menjelaskan, dengan motor BBG jarak tempuh 300 kilometer hanya memakan biaya seharga kurang lebih Rp15.000 tergantung harga elpiji tiga kilo di pasaran. Sementara dengan penggunaan bensin, untuk mencapai 300 kilometer membutuhkan 7,1 liter seharga Rp48.750 sehingga teknologi ini disebutnya lebih hemat.

Perhitungan dilakukan dengan asumsi sepeda motor pada umumnya memiliki perbandingan 1:40 atau satu liter untuk 40 kilometer. Penelitian itu dilakukan melalui uji coba mulai tahun 2013 lalu dengan motor Honda Beat yang dipasang “konverter kit” untuk mengubah gas menjadi energi bakar dan menempuh rute dari Jakarta ke Denpasar, Bali pulang pergi.

“Untuk motor jenis lain akan sedikit berbeda, karena tergantung dari besaran cc mesinnya,” katanya. Nilai oktan elpiji sebesar 106 juga jauh lebih tinggi dari nilai oktan pada bensin yang hanya sebesar 88, karena itu dia mengatakan, pembakaran akan lebih sempurna, mesin lebih bersih dan pada akhirnya akan mengurangi biaya perawatan. Selain lebih hemat, dia mengatakan, penggunaan LPG pada sepeda motor juga dapat mengurangi polusi karena  menghasilkan emisi gas Nitrogen Oksida dan Karbondioksida (CO2) lebih sedikit dari pada premium, sehingga gas emisi yang dibuang lebih sedikit mengandung polutan. Motor berbahan bakar elpiji juga lebih ramah lingkungan jika di bandingkan motor bensin. Semoga Artikel ini berguna bagi brosis semua.

Sumber : Antaranews.com

Iklan

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s