FENOMENA PERBEDAAN OJEK KONVENSIONAL DAN OJEK ONLINE

gojek-cantik-path

DIOARDI-Blog. Mengamati fenomena angkutan Umum khususnya Ojek Online, banyak manfaatnya, tapi ada pula kekurangannya, terutama pada dampak sosiologis pada kalangan ojek pangkalan atau konvensional. walaupun sama sama ngojek, perbedaan jelas terlihat dari segi pendapatan yang jauh dengan ojek pangkalan,, ojek online manfaatnya lebih terasa bagi penumpang, jelas ojek online menjadi pilihan utama, bukan berarti mengesampingkan ojek pangkalan lho?. Untuk di Kota Kota besar memang seharusnya mengikuti jaman, yaitu secara Online, jadi Ojek online lah solusinya.  Untuk didaerah terpencil dan agak kepedalaman, atau desa terpencil Ojek pangkalan tetap masih diperlukan sebagai sarana transportasi. Kesenjangan dan perbedaan antara Ojek online dan ojek pangkalan dapat kita uraikan dibawah ini.

Ojek Pangkalan atau konvensional

  • Kurang canggih
  • Penumpang mencari tukang ojek
  • Untuk tarif bisa bervariasi dan kadang tawar menawar dulu baru sepakat dengan tukang ojek dan tukang ojek menyanggupi dulu baru bisa jalan.
  • Promosi ojek konvensional ini cukup memakai papan atau triplek dipinggir jalan membuat pangkalan sendiri, dan biasanya kalau tukang ojek udah terkenal biasanya direkomendasikan tetangga, tergantung kepercayaan saja.
  • Pembayaran dilakukan langsung sesuai kesepakatan kadang kadang sisa tidak diambil, karena iklas. kalau tukang ojek sudah dikenal bisa ngutang dulu deh.
  • Penghasilan kurang banyak, karena Tidak pasti dapat.
  • Kurang aman dan kurang nyaman.

gojek vs ojek

Ojek Online

  • Sudah Canggih
  • Ojek online menggunakan Handphone aplikasi berbasis internet (Apps)
  • Tarif sudah di atur oleh penyedia layanan ojek online tentang jauh dekatnya jarak.
  • Mengenai kualitas pelayanan diatur  dan ditampilkan di Gojek Apps tersebut.
  • Promosi sudah canggih di media online internet, iklan media internet dan handphone tersambung ke internet atau penyedia layanan.
  • Pembayaran bisa Tunai dan non Tunai melalui Gojek Kredit.
  • Penghasilkan tergolong banyak, dikelola perusahaan, pembagian trayek diatur merata.
  • Lebih aman dan nyaman.

Kesamaannya antara ojek konvensional dan online adalah

  • Sama sama Tidak memiliki izin sebagai moda transportasi. Dilihat dari UU No.22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan tidak menyebutkan Ojek sebagai media transportasi darat.
  • Tidak terikat kontrak kerja perusahaan angkutan atau bisa disebut juga sebagai kontraktor individual.
  • Mengatasi kemacetan

Semoga berguna.

GrabBike

Iklan

4 tanggapan untuk “FENOMENA PERBEDAAN OJEK KONVENSIONAL DAN OJEK ONLINE

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s